" Selamat pagi Bunda, saya Donce. Bunda mau apply jadi member di Selebrutu Fitness ini ya ? " " Berhubung Miss fawcet sedang di locker area (shower, steam n sauna ), maka Donce yg bantu Bunda ya...." begitu tutur kata lembut dan gemulai mas Donce menyambut kehadiranku ramah.
Donce : " any way baidewey baswey ... apa target bunda bergabung di tempat ini ... ? apa mau menurunkan berat badan, mengecilkan pinggul, mengecilkan kaki, atau....aaahh... perutku sudah mulai tebal nih .. ?"
Bunda : "wah.. jangan salah, perutku masih rata Don ...."
Donce : "auuww !! kalah dong aku.... ( tangan kanannya menutup mulut sedangkan tangan satunya lagi mengelus-elus perut buncitnya) "
Donce : "Habis apa dong bun .... ?"
Bunda : "Yah buat healthy life style aja Don, nggag kurang nggag lebih. Nggak ada target membentuk badan sampai meliuk seperti gitar. Apalagi perkasa sampai kayak satria bergitar ... walah.. enggag lah yauw..."
Donce : "Tapi fitness d sini enak lho bun,..sepi.... maksudnya nggag terlalu ramai, Jadi kalau di kelas body combat kita nggag bakal nendang kepala orang ...."
Bunda : "ooo..gitu yah. enak dong.."
Donce : "Tapi Bun, kalau jam2 segini yang olah raga cuma ibu2 aja, nggak ada laki-lakinya..."
Bunda : "ooo ...gitu .... enak dong ..."
Setelah Donce mengajak berkeliling untuk menunjukkan kelas, peralatan serta locker berikut tempat shower, steam dan sauna, Donce kembali mengajak bunda duduk untuk menyelesaikan proses join sebagai member sambil sesekali memperhatikan para pengunjung yg sedang melakukan olah tubuh pada pagi itu.
Donce : "Bunda ..Bunda .... bener kan ? yang datang kesini ibu-ibu semua ? ...nggak ada laki-lakinya.... Nggak apa-apa ya Bun, maksudnya nggak ada laki-lakinya nggag apa-apa ya Bun ...."
Bunda : "Hallah ..Donce..Donce... dari tadi kok kamu ngomong begitu sih ? Itu perkataan yg mewakili para bunda ata mewakili kamu sendiri sih ....? .. emang kalau nggag ada laki-lakinya kenapa..?"
Donce : "any way baidewey baswey, Bunda mau Personal Trainernya laki2 atau perempuan ?"
Hmmm.... Akhirnya sukses juga menjadi member dari Selebrutu Fitness. Sambil berjalan ke arah mobil Bunda masih saja tersenyum-senyum ingat percakapannya dengan mas Donce yang meriah dan super kenes. Ahh .... tapi tiba2 Bunda teringat sesuatu ....
Dan ... " kriiingg...hola Miss. Fawcet ..." "Iya bu ... " " PT saya nanti jangan ngikutin rekomendasi dari Donce ya... Tolong carikan yang perempuan saja ..... " ***
Tiba-tiba seorang anak kelas 5 Sekolah Dasar berkata demikian kepada ayahnya. " Lho kenapa ? ... Ayah kan selalu menemanimu sejak kecil ..." protes sang ayah.. " Tapi ayah kan belum add aku as a friend..... jadi kita belum berteman ...." Weleehh... Usut punya usut rupanya si anak ikut terlanda demam Face Book.
Akhir-akhir ini FB memang semakin rruarr biasa. Malah perusahaan telekomunikasi pernah mengenalkan penggunaan internet kepada ibu-ibu arisan dan ibu-ibu pengajian dengan memberikan contoh ber FB ria untuk menjalin indahnya berteman dan bersilaturahmi melalui dunia maya. Pengenalan internet kepada ibu-ibu tidak bekerja memang sangat bermanfaat. Karena jika mau memanfaatkan fasilitas internet ibu rumah tangga pun bisa juga pintar, tidak akan lagi seperti katak dalam tempurung yang hanya berkutat dengan urusan cuci, gosok, ngepel serta tawar menawar dengan tukang sayur. Apalagi keberadaan Fesbuk semakin meyemarakkan dunia pergaulan, menambah teman dan memperluas wawasan sehingga dunia tidak lagi hanya selebar RT dan RW saja. Walaupun itu hanya di dunia maya dan tidak pernah bersua, tapi yang penting sering bertutur sapa walau hanya sebatas saja. Suatu saat sekali-sekala bisa saja berjumpa untuk mengenal yang sesungguhnya.
Pernah ada yg bilang bahwa fesbukan haram, saya setuju ! Weh...tapi tunggu dulu. Fesbukan memang bisa jadi haram kalau sampai menerlantarkan urusan yg lain. Lhah kalau cuma normal-normal saja kayak aku begini sepertinya nggag apa-apa dwech... Ngaku saja, saya pernah beberapa kali pernah menggosongkan masakan, dan belakangan merebus air sampai kering kerontang, tapi sepertinya masih bisa dimaafkan karena saya yakin para fesbukers pasti maklum bagaimana sih asiknya ceting.
Utamanya fesbukan memang untuk ajang silaturahmi kepada sanak saudara, teman dan handai taulan. Mengingat sibuknya kehidupan saat ini bertemu dengan kawan-kawan maupun sanak keluarga yg jauh dimata adalah suatu event sangat langka, maka dengan adanya situs ini balung pisah pun kembali bisa terkumpul dengan hanya ngeklik kompi.... " just click away " ...gitu loh.... Silaturahmi di FB pun mudah, tidak perlu ketok2 kulonuwun alias permisi plus membawa oleh-oleh, cukup dengan say hello di wall, komen2 atau kalau tidak sempat menulis cukup memberikan jempol dengan ngeklik like this.
Banyak yang bisa diambil manfaat dari FB selain mempererat ikatan tali persaudaraan diantara teman2 dan saudara. Sharing informasi seringkali dapat meningkatkan motivasi juga memberikan inspirasi hingga memberikan semangat hidup untuk dapat berbuat lebih baik dari waktu ke waktu, pada setiap saat dan kesempatan.
FB juga bisa buat ngecek kegiatan pasangan loh....uPst !.. Yah meski banyak cara untuk menyembunyikan kegiatan kasak-kusuk, tapi minimal akan mengerem keinginan untuk melakukan perbuatan curang karena merasa saling diawasi. Dan oleh karena tidak setiap kawan kita adalah teman pasangan kita, maka perlu diwaspadai juga, jangan sampai kita berbagi pasangan dalam FB. ... aAawW.....naudzubillahimin
dzalik..!!... Kalau sampai terjadi begini jangan sungkan-sungkan singsingkan rokmu tinggi2.... hajar bBlehh..!!....
Tapi jangan panik dulu, ada manfaat lainnya kok. FB juga bisa untuk mengawasi kegiatan anak-anak dengan melihat siapa saja teman-temannya. Tentu saja kalau si anak tidak keberatan untuk berteman dengan ortunya, sebab biasanya anak remaja belum tentu suka jika kegiatannya diintip-intip oleh bokap n nyokapnya. Seandainya sudah jadi teman pun ortu jangan suka usil dengan bertanya-tanyi n ikutan ngerumpa-ngerumpi tentang teman2nya, salah-salah bisa diremove dari friend's listnya.... he..he...cuciaaannn deh loe ....
Sisi baik dari keberadaan FB tentu saja harud dilandasi dengan niat baik dalam memanfaatkan situs pertemanan ini. Jangan sampai keinginan dalam menjalin dan memupuk silaturahmi kepada teman serta sanak saudara diplesetkan menjadi kegiatan yang mengarah kepada pelecehan, ajang umuk2an alias sombong-menyombing bahkan lebih parah FB menjadi arena tantang2an antar geng seperti yg baru-baru ini diberitakan di televisi.
Jika dunia FB dianggap sebagai ajang pelecehan tentu saja tidak tepat, karena pelecehan bisa terjadi di mana-mana baik di kendaraan umum, di pertokoan, di jalan raya, atau di ujung gang sekalipun. Dari tingkat lirak-lirik, senggal-senggol, colak-colek sampai tingkat siulan nakal seorang pemuda kepada perempuan yg lewat di depannya ... suit..suitttt...mbak..rodanya muter...
Memang perlu kehati-hatian dalam menuliskan sesuatu di wall FB maupun tulisan-tulisan di notes, karena salah-salah komen-komen nakal akan muncul menanggapi ungkapan dari apa yg anda pikirkan. Contohnya, ada seorang fesbuker yang menuliskan kata-kata " Ah..kamu memang tidak romantis.." mendapatkan komen ..." mau sama akuuu...?" he..he..becanda kok, masa gitu aja marah sih ...... Yo'i bercanda, tapi nakal kan ?
Oleh karena perbedaan antara menginfokan diri sendiri dengan sombong sangat tipis, maka jangan sampai terpeleset ketika menuliskan apa yg sedang anda lakukan, apa yg anda inginkan, dan segala sesuatu yg berhubungan dengan diri anda. Salah-salah malah dianggap sombong ketika menuliskan " sedang ngupi-ngupi di setarbak "...Yang nggag suka akan membatin, iya2 yg bisa ngupi mahal, kalo gwe sih kupi kafal afi juga udah demen. Padahal maksud anda ketika menuliskan mungkin untuk memudahkan teman2 yg ingin bertemu dengan anda, kan tinggal nyamperin gitu loh... Atau ketika anda menuliskan berlibur di ngustrali atau di ngamrik atau dimanapun, yg bermaksud untuk menginfokan keberadaan anda agar orang yang berhubungan dengan anda tidak bingung mencari-cari pun bisa dianggap somsek atau membuat yg lain menjadi kepengen alias iri hati. He..he...he... susyah juga yah bergaul di dunia maya, mirip kehidupan di dunia nyata. " Paaakkk.... bu Joko tetangga sebelah beli tipi baru ....." Woalaahhh .... makanya jangan terlalu sering ngintip tetangga bu...
Ah...FB memang fenomenal !!
Harus ada trik agar ber FB ria sesuai dengan maksud tujuan pertemanan. Lebih-lebih supaya dunia maya tetap terjalin dengan manis, romantis dan harmonis, perlu kiranya berhati-hati dalam menambah daftar teman di FB anda . - Terutama untuk wanita, jangan mau berteman dengan petualang ! Biasanya dengan nama laki2, dan ketika anda tengok daftar temannya semuanya adalah wanita2 cantik. Wess..yg model begini ignore saja ! - Hati2 dalam meng add friend, kalau nggag kenal nggag usahlah capek2 nge add, kecuali ada teman suggest ke anda. - Pastikan anda mengkonfirm teman yg anda kenal. Minimal anda punya mutual friend untuk mengkonfirm teman2 yang tidak dikenal. - Atau jika anda kelepasan ngeklik konfirm padahal tidak mengenal, bisa diremove atau biarkan saja tapi kalau sudah mulai macam2 ya gag usah segan2 untuk membuang. - Dan pastinya sah-sah saja kalau ingin me remove seseorang jika menurut anda sudah bertindak menyebalkan. Di remove juga nggak bakalan tahu, apalagi kalau friends listnya sudah segudang.
Jadi marilah kita ber FB dengan tenang, dan berfikir positif saja. Ambil manfaatnya lalu buang yg tidak penting. Hidup akan lebih bermakna dengan perasaan bahagia tanpa duga prasangka, semua akan tampak beautifull jika anda mengucapkan I love you full .....
Katamu dunia maya lebih manis dan romantis .. Bisa lebih puitis, melankolis, malah terkadang mampu membuat menangis... Tapi kenapa puisiku kau bilang 'pulisi' .... Dan deklamasiku kau sebut 'dikramasi' ....
Ah...kamu memang tidak romantis ...!
Ketika aku bilang mau smoothing ... Kau pilih yang keriting ... Saat aku pilih rebonding ... Kamu malah ngakak sampai guling- guling ....
Ah ...kamu memang tidak romantis ...!
Aku pilih memanggilmu ‘say’, tapi katamu sayton ... Dan akupun berganti dengan menyebutmu ‘yank’, ...iihh..emang eyank ... Lalu kucoba memanggilmu dengan ‘hone’y ... wih...kok madu ... Mckk....jadi bingung, kini aku coba panggil kamu dengan ‘Pak’e..’ Woalah...kamupun tersenyum mengangguk-angguk tanda setuju....
Luka itu memang terlalu dalam, membekas, merah menganga dan memar
Friday, 16 October 2009 at 23:46
Guyuran dingin air pancuran tidak juga memadamkan kobaran api di hatiku .. Siraman sejuk air es masih saja menyisakan percikan bara yg menimbulkan rasa linu .... Membuat Jakarta semakin gerah dalam bisu... Fokus terpaku pada sesuatu yang tidak bermutu ....
Sayang, ada apa denganku .... Mengapa aku menjadi peragu ... Mengapa aku jadi seorang pembenci ... Dan aku juga penuh dendam ...
Luka itu memang terlalu dalam, membekas, merah menganga dan memar .... Pedihnya begitu nyata terasa seperti pipi yang baru saja ditampar ... seperti tinju maut yang terlepas hingga orang jatuh terkapar ... Sampai membuat warga RT gempar kemudian berkoar-koar ...
Sayang ... Please ... sembuhkan lukaku ... Cabut serpihan-serpihan kecil itu dari dalam dagingku ... Berikan ciummu tuk menghentikan sakitku ... Sentuhkan tanganmu tuk menyamankan jiwaku ...
Sayang,... Bantulah aku agar bisa lebih pasrah .. Mengumpulkan hati yang berserak dan terbelah-belah ... Mengusir rasa gundah, membuang dendam agar cepat musnah ...
Bener juga kata pakdhe. Jangan membaca/menonton berita di pagi hari, it will ruin your day. Tonton saja gosip tingkah polah artis Indonesia yang selalu dibahas tidak ada habisnya.
Judeg kalau mengikuti berita-berita yang ada. Memang terkadang berita berhasil mengaduk-aduk emosi penontonya. Lihat saja proses penangkapan koruptor yg sangat alot dilanjut dengan perseteruan KPK dan polisi, pelantikan anggota dewan yg menghabiskan dana milyaran, kontroversi pelantikan MPR, belum termasuk mirisnya menyaksikan evakuasi korban G30S (gempa 30 September) di Sumbar yang akhir-akhir ini pengeksposannya agak lebay.
Paling gemes di saat mengikuti penyidikan tersangka koruptor. Pertanyaan dijawab dengan berbelit-belit sedemikian rupa, sehingga menunjukkan seolah-olah mereka bersih dan bebas dari prasangka. Jangankan kriminal kelas kakap, maling ayam pun kalau tertangkap tidak akan mengaku bahwa dia maling. Kemudian akan menunjuk orang lain dan berteriak maliiing .... !!
Jaman sekarang kancil bisa berubah wujud menjadi manusia. Masih ingat cerita Kancil si anak nakal yg suka memperdayai orang kan ? Kenakalannya membuat orang sebal, tapi ketika ditangkap selalu saja bisa lolos dengan segala tipu muslihat yg dilakukannya.
Sekarang gaya kancil tersebut dapat sering terlihat di media. Begitu seorang pejabat terekspose aibnya atau didudukkan di kursi pesakitan, maka tampilannya pun akan berubah. Berbaju koko komplt dengan pecinya dan berperilaku santun di depan para yuri. Sedangkan keluarga di rumah aktif mengadakan pengajian dengan ucapan penuh simpati dari saudara dan handai taulan " namanya juga cobaan, yg sabar ya...".....lhooo.... kok cobaan ?
Kemudian si pesakitan akan tertunduk lesu, memelas tidak berdaya persis seperti maling sepeda anakku yg tertangkap dan digebukin warga. " Maafkan saya..... memang saya orang yang lemah, banyak salah, dan penuh dosa....terkadang memang terpeleset dalam menjalani kehidupan, berjalan tidak selalu lurus, ... Tapi saya bukan seperti yg anda tuduhkan... saya ikhlas mau diapakan, bahkan sekarangpun saya rela mati...Tapi saya bukan seperti yang anda tuduhkan...."
Itulah gaya kancil, kagak ada matinyeee... Jangan sampai ketipu, terlena dan jatuh kasihan dengan tingkahnya dalam mencari simpati dan empati. Karena kalimat itu sudah termasuk satu paket dalam setiap perbuatannya. Mau tukang korup, maling ayam, maling sepeda, tukang tadah, pelaku KDRT, pehobi selingkuh, pasti punya gaya kancil di saat kepepet daripada dihajar massa.
Dan dari balik jeruji besi pastinya bang Napi juga akan berkata : WASPADALAH !!
Tanggal 2 Oktober harinya Batik Indonesia diakui sebagai World Heritage. Batik Indonesia sudah naik pangkat tinggi sekali walau sering udreg2an dengan negara jiran. Dan hari ini status berbatik ria pun heboh di percaturan FB...he..he...
Padahal kalau mau sedikit mengenang, dari dulu batik biasa digunakan untuk sehari-hari bukan hal yg luar biasa. Begitu lahir bayi ceprot, kain batik yang mak nyess di kulit sudah dipercaya untuk membungkus bayi agar terhindar dari sengatan udara dingin di pagi hari. Jadi begitu selesai mandi kemudian diberi bedak, minyak telon, lotion dan segala uba rampenya, bayi dibedong alias dibungkus dilanjut dengan menina bobokkanya...pules deh. Mami si bayi pun akan lebih santai menjaga sang bayi dengan berbalut daster batik yang adem, sehingga dapat bergerak dengan lebih leluasa serta selesa selanjutnya prosesi menyusuipun akan lebih rileks. Sedangkan untuk menggendong bayi akan lebih mantep jika memakai selendang batik karena bahan katun membuat ikatan menjadi erat, tidak mleset2 karena licinnya bahan.
Dulu eyang putriku juga biasa berkain batik alias jarikan, baik di rumah maupun kondangan. Untuk keseharian di rumah cukup memakai kain batik cap2an sedang untuk kondangan pakai batik tulis yang perawatannya agak njlimet. Jangan tanya kalau eyangky sudah rapi jali memakai kain dan berkebaya karena mau njagong manten, wuih...ayunya seperti aku ! ....he..he..
Masih ingat waktu jaman masih sekolah dasar, pergi pulang melenggang jalan kaki sambil melihat-lihat ramainya orang lalu lalang serta wara wirinya sepeda onthel. wiih..bahagianyanya... Paling seneng memandang simbok2 yang selalu menggendong bakul di punggungnya. Selendang lurik melingkari bakul agar terus menempel dengan aman. Sedangkan jarit alias kain batik membalut tubuhnya setengah congklang sehingga separo betis dan mata kakinya terlihat, membuat kakinya dapat melangkah lebih lebar dan berjalan lebih cepat. Ada saat2 ketika sedang asyik memperhatikan simbok2 bakul itu aku dibuat kaget sampai njondil karena tiba2 simbok itu berhenti di pinggir jalan sambil menyingsingkan jaritnya sedikit ke atas, selanjutnya...serrrrr..werr..ewerrr...ewerrrr....wess..ewess..
Auww.....apakah itu sodara-sodara?!! .... upst ... rupanya simbok buang hajat kecil sembarangan ... duh...malunya aku..
Terutama di daerah Jawa Tengah n Jogjakarta interior rumah akan bertambah keren jika dilengkapi dengan taplak meja batik, taplak meja makan komplit serbet batik nya. Saat itu motiF bunga dan tokoh pewayangan sangat ngetrend. Makanya nggag heran jika juragan batik makmur berkibar karena batik masih banyak penggemar dan sangat meluas penggunaannya di kalangan masyarakat.
Tapi ada saatnya batik kehilangan massa. Weh, knapa..? - Lha mungkin terlihat kurang modern. - Dari tahun- ketahun designnya itu-itu saja sehingga yang memakai terlihat culun. :P - Males merawatnya, karena tidak bisa asal cuci dan masuk mesin cuci . Kalau masih nekad juga luntur soganya bakalan merusak harimu. Biyuh..biyuh... - Cepet njeblug alias bluwek. Baru beberapa kali pakai sudah terlihat kusam, padahal bukan karena cuci kering pakai...cuci kering pakai... :(
Bersyukur sekarang batik kembali populer, terutama setelah sering bersitegang dengan negara jiran. Disamping design cantiknya sanggup membuat masyarakat kembali berpaling ke padanya,barangkali rasa ingin menunjukkan bahwa ini batik punya gwe membuat kita semakin bersemangat untuk menunjukkan kekayan budaya negri sendiri kepada bangsa lain. Lebih bersyukur lagi karena batik Indonesia kini diakui sebagai warisan dunia.
Baru-baru ini berita penangkapan 12 orang pemberi sedekah kepada pengemis membuatku penasaran. Pelaksanaan Perda mengenai ketertiban umum membuat kita harus memilih untuk menyalurkan sedekah kepada institusi pelayanan sedekah secara formal seperti yayasan2 sosial maupun Bazis. Jangan sampai niat baik untuk bersodakoh malah berujung penangkapan ditambah ancaman denda, weleh.. Ah..Jakarta memang selalu punya cerita, dari yang lucu, seru sampai mengharu biru. Bener-bener kagak ada matinye...!
Sabtu siang berdebu daku meluncur mengukur jalan untuk menjajal jalan baru Jakarta Outer Ring Road. Lalu lintas cukup lancar zonder macet namun tetap saja padat sehingga bunyi knalpot kendaraan tetap saja berseru menderu sampai kupingku ngilu.
Saat perjalanan itu terbersit keinginan untuk membuktikan keberhasilan Perda ketertiban umum tentang larangn pemberian uang kepada pengemis, memberi uang pada pengamen maupun membeli jajanan pada pengasong. Memang terasa ada sesuatu yang hilang karena sampai separo perjalan belum tampak satupun di depan mata. Ancaman sanksi yang diberikan kepada pemberi sedekah rupanya ngefek juga, oleh karena tidak ada pemberi maka tidak ada pula yang meminta.
Tapi di saat perjalanan pulang tepat dibawah tol Simatupang menuju arah Pondok Indah, tampak pemandangan aneh dan sumpah lucu ! Di pinggir jalan berderet beberapa monyet didampingi majikannya terlihat tampil imut, berdandan trendi dan berpose dengan beraneka gaya, sedangkan kaleng tempat uang sebagai tanda simpati melengkapi pemandangan ini. Dari kejauhan ada seekor monyet yg penampilannya mirip boneka perempuan bisa bergerak karena topeng cantik komplit dengan rambut blonde terurai panjang membalut tubuhnya yang mungil. Menempati paling ujung barisan, terlihat monyet bergaya seolah atlit balap sepeda, dia beraksi lengkap dengan kostum plus sepedanya. Pandangan mata polos binatang primata intentu saja langsung membetot simpatiku untuk segera merogoh kocek dan memasukkannya ke dalam kaleng uang di depan majikannya. Upst...!! bakalan kena tangkap nggag ya...? Memang tidak tercantum dalam Perda secara jelas, tapi model begini termasuk mengemis dengan modus lain nggag yah..?
Tepat di perempatan jalan masih di area itu juga lampu merah menyala. Serempak beberapa orang berjas rapi membawa kotak amal buru-buru menghampiri kendaraan yang berhenti. Meski tidak seperti pengemis kumal, tapi daku merasa curiga dengan kegiatan mereka yang sepertinya hanya membungkus aktifitas dengan baju rapi. Weh..pripun niku..?
Membuat kota Jakarta rapi, tertib, dan kinclong seperti kota metropolitan lainnya memang menjadi impian, sebagai ungkapan agar dihargai sebagai bangsa yg maju. Menghilangkan pengemis bukan berarti mengusir pengemis dari Jakarta dimana semua orang boleh merasa memilikinya. Bukan berarti tidak adanya perhatian kepada rakyat miskin untuk mengentaskan dan menyejahterakannya. Karena memihak kepada mereka bukan hanya dengan membiarkan mereka tetap menjadi pengemis yg miskin. Pasti ada cara lain untuk memberdayakan mereka agar hidup lebih bermakna, bahagia dan sentosa.
Mengingat Jakarta adalah ibu kota negara, tentu saja kota ini merupakan target kunjungan bagi orang2 dari manca negara. Semestinya kita tidak ingin kesan kemiskinan yang terlihat dari banyaknya pengemis di setiap ruas lampu lalu lintas menjadi oleh-oleh cerita di negara mereka. Sakit rasanya ketika ada orang asing mengumbar cerita mengenai kedermawanan mereka saat sedang berlibur ke Indonesia dengan membagi uang kepada para pengemis yang jumlahnya sangat banyak. Houwgh.... !
Dari wawancara pengakuan seorang pengemis ibu kota di sebuah televisi pasca penangkapan, ternyata dia lebih memilih pulang kampung dan kembali menjadi pedagang gorengan tinimbang mengemis di jalanan, karena mengemis itu malu ! gitu katanya. Pernyataan ibu itu membuat hatiku seperti tersiram es, mak nyess.... Mudah2an dia beserta temannya akan benar2 sadar bahwa mengulurkan tangan sungguh lebih mulia daripada hanya menengadahkan tangan.
Di bulan Ramadhan yang penuh berkah dan rahmah, Aku bersimpuh di hadapanmu ya Allah... Mengakui bahwa aku adalah orang yang lemah... Memohon ampunanmu karena aku orang yang banyak salah....
Ya Allah ... Di haribaanMu aku berserah ... Aku bukanlah siapa-siapa dan tidak ada apanya, hanya orang lumrah... Sungguh tidak pantas untuk berpolah tingkah apalagi bermegah-megah ..
Ya Allah ... Ramadhan memang selalu indah .. Tak lekang sujud syukur selalu kupanjatkan dalam setiap ibadah ... Mengiringi desah hembusan nafas mengusir perasaan gerah,
ya Allah ... Aku percaya Engkang sungguh maha pemurah, Maha pemaaf, dan tentu saja bukan maha pemarah.... Tidak mungkin akan membuat umat bertambah susah, karena semuanya pasti ada hikmah ...
Ya Allah karenaMu kini semuanya terdedah ... Akhirnya perasaan ikhlas serta pasrah membuat segalanya terasa mudah, Meski sentilan dan cubitan ringan sedikit memanah, Tapi sakitnya justru menambah kekuatan agar tidak selalu resah, Mengusir gundah yang membelah-belah, membuat Srikandi menjadi lebih tabah ...
Tak lama lagi kita akan menjalankan puasa Ramadhan. Memasuki puasa pertama yang tinggal menghitung hari, tiba-tiba saya teringat akan masa-masa dimana anak sulungku sedang mulai belajar berpuasa.
Suatu hari.... Uncluk...uncluk ....uncluk.... ( gaya jalan anak pulang sekolah), begitu sampai depan pintu rumah sulungku itu langsung nyerocos, " Mah katanya kalau makan permen, makan es krim langsung baNtal ya...." " BaNtal ? "..... " Maksud loh ?! ... ee..ee...maksud kamu nak..?... " Habis makan permen katanya kita nggak boleh puasa lagi ya mah..?" sautnya lagi. " Woalah.... itu namanya batal bukan baNtal.....nggag pakai N, karena berbuka sebelum terbenam matahari.."
Di lain waktu, dia pulang sekolah sambil mengunyah permen dengan wajah ceria. " Lho katanya puasa kok makan permen .." mami bertanya. " Oiya...lupa.....jadi aku baNtal puasanya ya mah...eh ...batal puasanya ?" wajahnya kecewa... " iya batal, tapi sekarang puasa lagi sampai bedug maghrib nanti ya... " kata mami lagi. " yah..yah.." semangatnya kembali berkobar.....
Bagi anak-anak, puasa memang lebih mengajarkan kepada mereka untuk mengekang hawa nafsu makan dan minum. Tidak boleh makan dan minum sesuka hati sungguh merupakan tantangan berat bagi mereka. Sehingga godaan pinknya warna es krim atau harumnya telor dadar dengan mudah akan membuat mereka lupa akan latihan puasanya. Tidak jarang mereka berpura-pura lupa kalau sedang berpuasa,hingga ludeslah satu buah tahu isi meski masih panas karena baru saja diangkat dari penggorengan...hwoh...pangahs..pangahs...!! Kendati demikian rupanya banyak juga anak-anak TK yang sudah bisa berhasil menyelesaikan puasanya dari matahari terbit hingga terbenam, subhanallah
Tentu saja puasa orang dewasa bukan lagi semata-mata puasa fisik dengan hanya tidak makan dan tidak minum, tapi sesungguhnya lebih bermakna kepada menyucikan hati, membersihkan diri, serta menjauhkan pikiran dari segala hal-hal negatif. Apalah artinya lapar dan dahaga sepanjang hari kalau tidak dapat menjaga hati dari balutan perasaan iri dan dengki. Buat apa rasa gerusan perih di lambung jika semua keburukan masih terkurung dalam relung. Oleh karena itu mari kita melatih hati dan pikiran agar berpuasa dari segala sesuatu yang hanya akan mengajak kita untuk melakukan perbuatan tidak terpuji. Percuma saja perut keroncongan karena berpuasa kalau disambi ngerumpi sana-sini, nonton filem yang nggag mutu apalagi saru, atau diam-diam nguping obrolan tetangga....waaaahh hati-hati lho...puasanya bisa baNtalll !!...
Ok dweh teman-teman semua, Selamat Menjalankan Puasa Ramadhan ... Semoga Segala Amalan dan Ibadahnya diterima Allah swt. Mohon Maaf Lahir Batin.
Location: kuala lumpur, Wilayah Peresekutuan, Malaysia
Mother with two children who interested on whole life aspect especially human social life story.Cooking,reading, writing are my hobbies beside I love so much at the Finding Nemo and Lion King movies.